Bengkulu - Saat ditemui di Kantor
Kementrian Ketahanan Provinsi Bengkulu (21/03) Pejabat Pelaksana Tugas Pokok (
PTP ) Kementrian Pertahanan ( Kemhan ) Kolonel Laut ( PM ) Syahril Bakri S.H,
M.AP,M.H akan tetap mematuhi pengaturan bahawasanya TNI harus bersikap netral
dalam pemilihan Kepala Derah.
Menurutnya, Tentara Nasional Indonesia (
TNI ) tidak ada kepentingan politik dan semuanya untuk Negara Kesatuan Republik
Indonesia ( NKI ), tidak memihak ke wilayah manapun karena TNI tidak berpolitik
dan akan menjaga keutuhan NKRI.
Beliau juga menjelaskan bahwasanya TNI
akan bersikap netral selama masa jabatan habis dan atau keluar dari TNI dan
memutuskan menjadi warga sipil jika ingin naik sebagai pemimpin daerah ataupun
pusat seperti Agus Harimurti Yudhoyono
yang merupakan putra dari mantan
Presiden RI memutuskan keluar dari kemiliteran dan menjadi warga sipil supaya
bisa mencalonkan diri sebagai Gubenur Jakarta.
Ia menegaskan, “ Itu adalah hak mereka
untuk tetap menjadi bagian dari kemiliteran RI atau memutuskan untuk menjadi
warga sipil dan mencalonkan diri sebagai Pemimpin daerah maupun pusat “.
Kementrian Pertahanan juga menaungi
Organisasi Parade Cinta Tanah Air ( PCTA ) untuk calon pemimpin bangsa di masa yang akan
datang, maka diwadahilah di organisasi PCTA supaya jiwa nasionalismenya
kuat, anti korupsi, anti radikalisme, anti narkoba. Jadi, yang kita inginkan
ini pemuda yang menjadi tulang punggung bangsa yang siap memimpin bangsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar